CGArtspace Gallery

Ruang Shawnee (Shawnee Room)

Solo Exhibition

  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
  • photo
Comment by Christiana Gouw on October 7, 2008 at 9:59am
Pengantar CGartspace

Dari sekian pameran yang kami gelar di CGartspace, pameran solo Shawnee Puti ini dapat dikatakan memiliki karakteristik tersendiri karena beberapa hal.

Pertama, tidak seperti kebanyakan seniman kita yang menapaki karir melalui lingkungan akademi atau komunitas seni rupa yang ada di Indonesia, Shawnee belajar seni rupa di New York , USA.

Di negara tersebut Shawnee langsung bertemu dengan berbagai perkembangan seni modern dan kontemporer dalam lingkungan pergaulan yang relatif lebih kosmopolit. Sementara mayoritas seniman kita biasanya bertolak dari khazanah tradisi dan budaya lokal yang berbeda-beda kemudian dikembangkan jauh melampaui tradisi tersebut.
Itulah faktor kedua yang membedakan Shawnee dari kebanyakan seniman kita. Kedekatannya dengan kultur kosmopolitan tersebut menyebabkan ia lebih akrab dengan tema-tema seputar eksistensi manusia yang terbentuk oleh kultur tersebut. Eksistensi manusia yang dibentuk oleh budaya kota besar.

Ketiga, meski sebagai seniman perempuan, secara implisit atau eksplisit karya-karyanya tidak dengan sengaja dibuat untuk memantulkan kepekaan gender secara spesifik. Dalam karya-karya Shawnee kita mendapati bahwa faktor gender selalu ada di mana-mana tapi hal itu tidak menimbulkan cara pandang yang terkotak-kotak terhadap kultur kosmopolitan. Segala hal saling bercampur bergerak ke sana kemari seperti kilasan cahaya lampu di kaca-kaca gedung pencakar langit di antara deru lalu lintas jalan raya, etalase, televisi, kosmetik, fashion, hentakan musik di club, kafe dan ruang tidur dan sebagainya.

Suasana semacam itulah yang dipresentasikan oleh Shawnee dalam pameran bertajuk “Ruang Shawnee” kali ini. Di ruang yang ia ciptakan kita diajak untuk memasuki denyut dunia kosmopolitan dalam bentuknya yang paling nyata sekaligus ilusif. Bagi kita yang hidup di kota besar (yang menurut sebagian orang ilusif) ini, sebenarnya setiap saat tubuh kita bergerak ke sana kemari seperti orang yang berdansa bebas di antara tubuh-tubuh lain dalam ruang yang kadang tak dapat kita identifikasi: di manakah kita? Apakah kita berada dalam ruang alamiah atau ruang artifisial hasil ciptaan kita? Apakah kita berada dalam ruang nyata atau dalam kilasan-kilasan fantasi?

Shawnee mengajak kita untuk memasuki ruang-ruang itu sebebas-bebasnya. Di situ semua mengalir begitu saja. Kita diajak untuk merasakan irama ruang meski terkadang sukar merumuskan dan menjelaskan segala sesuatu yang terdapat di dalamnya. Maka, marilah bergerak mengikuti mood, memasuki ruang-ruang terbatas yang kadang tampak tak terbatas ini. Semua tergantung pada gerak imajinasi kita.

Selamat menikmati ruang Anda.



Christiana Gouw
Chairman
Comment by Christiana Gouw on October 7, 2008 at 2:09pm
Shawnee Puti Bio Data

Education:
1996 Drawing, Executive Paradise, Jakarta
1997 Drawing & Sculpture, New School, New York
1998-1999 Art Student’s League of New York, New York


Exhibition Activities:
September 1999 Solo exhibition “Missing Button”, Jakarta
February 2001 Solo exhibition “Figurative”, Jak@Art 2001, Jakarta
March 2002 Group exhibition “Alfa Omega Alfa”, Gallery Air, Jakarta
June 2002 Group exhibition “Struggle and Creation”, Erasmus Huis, Jakarta
September 2002 Lucky Strike Award “Expression of Art”, Jakarta
May 2003 Lucky Strike Choice Award
September 2004 Solo exhibition at Toimoi Gallery, Kemang-Jakarta
September 2004 Solo exhibition ‘Contemplation-Contradiction’ at Widya Chandra, Jakarta
October 2004 Group exhibition ‘October Art Event’, Kemang Jakarta
September 2005 The WHO group exhibition “Mother and Child”, Jakarta
May 2006 Group exhibition at Philo Gallery, Kemang-Jakarta
October 2007 Group exhibition “Dua Yang Berbeda” at 678 Gallery, Kemang
Jakarta
November 2007 Group exhibition ‘Komnas Perempuan’ at National Gallery,
Jakarta
May 2008 Solo drawing exhibition “Titik Api” at Galeri Lontar, Jakarta
Oct 2008 Solo exhibition ‘Ruang Shawnee’ CGartspace, Jakarta
Comment by ade pasker on October 9, 2008 at 10:42pm
setelah melihat dan mengamati karya karya seninya pamran solo shawnee puti ini saya kagum dengannya , karna benar karya -karyanya mempunyai karaktristik. dan jujur aja saya belum tau influens dari seniman siapa ,dan mungkin pengetahuan seni lukis saya belum seberapa ! yang jelas karya -karyanya bagus,komposisi menarik dan garisnya juga berani ,dan menurut saya terkesan menyenangkan bergembira itu menurut saya lo...menurut orang lain saya belum tau OK! ada sih seniman prancis ya mungkin sebut saja namanya Jacques lois David ,Fausisme adlah salah satu jenis Expresionisme dan menurut saya karya yang ada di pameran solo shawnee puti ini dekat dengan hal itu , karena dia seperti menjelajah dunianya dan menemukan di tempat itu"Strum und Drang " jenis paletnnya biasanya gelap dan berat .dan ditambah dngan distorsi yang seringkali cukup hebat dan membuat sesuatu yang tidak tampak menjadi tampak karena lukisan mempunyai kehidupannya sendiri maksudnya tidak harus meniru sesuatu dan dia mencoba untuk menimbulkan kehidupan ini,celoteh dan selekeh akan terjadi hanya kalau dia putus hubungan dengan lukisan tersebut,apabila tidak maka yang terjadi adalah harmoni suatu give and take yang enak dan berhasillah lukisan itu dengan baik . hanya itu komentar saya dan saya mengucapkan selamat berpameran dan pastinya succses dan jika ada koment saya yang tidak berkenan saya mohon di maafkan n VIVALASENIRUPA INDONESIA.

Comment

You need to be a member of CGArtspace Gallery to add comments!

Join CGArtspace Gallery

© 2017   Created by LAW©.   Powered by

Report an Issue  |  Terms of Service